728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 29 December 2015

    Cerita haru Muslim Amerika dibayari makan di perayaan Natal

    Nota muslim AS dibayari makan. ©2015 Facebook/Eslam S. Mohamed

    Merdeka.com - Di Negeri Paman Sam, ujaran kebencian anti-Islam memang terus merebak seiring pernyataan kontroversial dari Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump terkait warga musli. Trump menyatakan melarang imigran muslim di seluruh dunia masuk ke Amerika Serikat jika ia terpilih.

    Meski demikian, masih ada warga Amerika yang peduli sekaligus memberikan dukungan terhadap keberadaan warga muslim di Amerika. Sikap toleransi dan saling menghargai antara umat beragama ditunjukkan oleh seorang warga Amerika Serikat. Sikap itu ditunjukkan dengan ucapan menyentuh hati dan membayar semua tagihan makanan suatu keluarga muslim Arab di Amerika yang sedang berkunjung ke sebuah restoran.

    Cerita manis toleransi itu ditulis sebuah akun bernama Eslam S. Mohamed di laman Facebooknya. Kejadian tersebut bermula ketika dirinya dan keluarga berkunjung ke sebuah restoran di Amerika Serikat saat malam Natal. Eslam mengatakan seluruh pengunjung mengetahui bahwa dia dan keluarganya adalah keluarga muslim Arab karena bahasa dan pakaian yang dikenakan.

    "Kemarin saya pergi ke Olive Garden restoran untuk makan malam dengan keluarga. Kami adalah sekeluarga, terdiri dari 7 orang dewasa dan 5 anak-anak. Semua orang di restoran itu mengetahui bahwa kita adalah orang Arab Muslim karena di meja bahasa dan wanita sedang syal di atas kepala mereka (Hijab)," tulis Eslam di akun Facebooknya, Minggu (27/12)

    Seusai makan, Eslam meminta tagihan pembayaran kepada pelayan restoran, dia mengaku terkejut, karena di kertas tagihan itu terdapat tulisan "Terbayar, Selamat Natal keluarga indah". Dia mengatakan dirinya dan keluarga sangat terharu mendapatkan ucapan menyentuh itu.

    "Setelah menyelesaikan kami meminta penerimaan dan pelayan datang kepada kami dengan yang diterimanya dalam gambar. Ya, seseorang membayar untuk kami dan menulis kata-kata indah di tanda terima. Aku tidak bisa mengungkapkan bagaimana tindakan ini menyentuh hati kami," ujarnya.

    Dari cerita Eslam, dia dan keluarganya merasa bersyukur masih ada warga Amerika yang menghargai keberadaan mereka di sana. Melalui akunnya, dia memberikan respon dengan haru biru tindakan istimewa seseorang yang tidak menyebutkan namanya itu.

    "Di antara semua hal-hal buruk terjadi pada umat Islam dan pidato kebencian bahwa calon presiden telah membuat akhir-akhir ini, masih ada cahaya dalam gelap, masih ada harapan dalam frustrasi. Semua apa yang bisa saya katakan untuk yang melakukan itu, Merry Christmas untuk Anda juga dan Tuhan memberkati hati yang indah yang Anda memiliki," tulis Eslam haru.

    (tyo)
    Source : http://www.merdeka.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Cerita haru Muslim Amerika dibayari makan di perayaan Natal Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top