728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 24 December 2015

    Satgas 115 kembali tangkap dua kapal pencuri ikan

    2 kapal berbendera Papua Nugini ditenggelamkan TNI. Puspen TNI


    Merdeka.com
    - Satuan Tugas 115 (Satgas 115) yang menangani masalah pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia, kembali menangkap dua kapal penangkap ikan secara ilegal pada pada hari Jumat (18/12) hingga Sabtu (19/12).

    Kedua kapal tersebut berbendera Indonesia namun seluruh awaknya merupakan warga Filipina, yakni KMN Tuna Mandiri 02 dan KM Johnny II.

    Penangkapan dua kapal tersebut dilakukan oleh KP Baladewa-8002 milik Pol Air Baharkam Polri, saat kapal asing pencuri ikan itu sedang melakukan penangkapan ikan di Laut Halmahera, Maluku Utara.

    Dugaan pelanggaran yang dilakukan kapal penangkap ikan ilegal tersebut adalah melakukan penangkapan ikan tanpa memiliki dokumen yang sah serta ABK kapal tersebut adalah pekerja asing atau warga negara asing yang masuk wilayah Indonesia.

    Kapal beserta awaknya melanggar Pasal 92 UU No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sub Pasal 93 ayat (1) dan ayat (3) Jo Pasal 98 dan Pasal 69 ayat (4) UU No. 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU 31 tahun 2009 tentang Perikanan.

    Saat ini, kapal KMN Tuna Mandiri 02 tersebut berada di Ternate Maluku Utara untuk proses lebih lanjut dan telah diterbitkan Laporan Polisi No. LP/357/XII/2015/DIT Polair tertanggal 21 Desember 2015.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, modus yang dilakukan kedua kapal tersebut adalah membeli kapal-kapal dari Indonesia dan kemudian melakukan penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikananan (WPP) Indonesia), menggunakan ABK berkewarganegaraan Filipina. Ikan hasil tangkapan kemudian dialihmuatkan (transhipment) dengan kapal angkut Filipina yang menunggu di perbatasan.

    Modus tersebut di atas diduga kuat seringkali dilakukan oleh kelompok kejahatan yang terorganisis dan ini merupakan cara kerja mafia dalam melakukan aksi pencurian ikan di WPP Indonesia. Satgas 115 tidak akan berhenti pada penindakan terhadap 2 Nahkoda kapal tersebut, tetapi juga akan mengejar otak atau pelaku intelektual dari kejahatan ini.

    "Saya selaku Kepala Pelaksana Harian Satgas 115 menyampaikan terima kasih kepada Polisi Air Baharkam Polri yang tergabung dalam Satgas 115 dan lebih khusus lagi kepada Nahkoda dan Crew KP Baladewa8002 atas keberhasilannya menangkap dua kapal ikan asing itu. Penangkapan ini menandai dan merupakan langkah tegas Satgas 115 dalam melakukan operasi pemberantasan penangkapan ikan secara illegal, yang dilaksanakan tanpa pandang bulu," kata Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satgas 115, Wakil Kepala Staf TNI AL Laksamana Widodo dalam siaran pers, Kamis (24/12).

    Saat ini, penyidik Pol Air Baharkam Polri sedang melakukan penyidikan terhadap 2 kapal tersebut. Terhadap barang bukti kapal, akan ditenggelamkan di tahap penyidikan sesuai dengan Pasal 76A UU Perikanan juncto Surat Edaran Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2005 tentang Barang Bukti Kapal Dalam Perkara Pidana Perikanan.

    Pasal 76A UU Perikanan menyebutkan 'Benda dan/atau alat yang digunakan dalam dan/atau yang dihasilkan dari tindak pidana perikanan dapat dirampas untuk negara atau dimusnahkan setelah mendapat persetujuan ketua pengadilan negeri'.

    Sedangkan barang bukti ikan akan segera dilelang sesuai dengan Pasal 45 KUHAP juncto Pasal 73A UU Perikanan juncto Surat Edaran Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan NOMOR SE-1/KN/2015 tentang Percepatan Pelayanan Lelang Ikan Hasil Tindak Pidana Perikanan.

    Selanjutnya, untuk menyikapi hal ini, Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas 115 akan menyampaikan nota protes kepada Pemerintah Filipina.

    [idr]
    Source : http://www.merdeka.com/uang/satgas-115-kembali-tangkap-dua-kapal-pencuri-ikan.html
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Satgas 115 kembali tangkap dua kapal pencuri ikan Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top