728x90 AdSpace

  • Latest News

    Friday, 25 December 2015

    Sejak Awal Warga Sudah Heran dengan WNA yang Diduga Terkait ISIS

    Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom

    Jakarta - Seorang WNA asal Uighur bernama Alli alias Abu Nazab alias Fariz Kusuma ditangkap oleh tim gabungan Densus 88 dengan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dia diduga memiliki kaitan dengan kelompok ISIS.

    Alli digerebek di kontrakan tempat tinggalnya setelah sebelumnya tim gabungan menangkap Arif Hidayatullah alias Abu Mush'ab. Rupanya, Arif inilah yang membawa Alli tinggal di kontrakan itu.

    Arif memperkenalkan Alli dan satu temannya lagi kepada penjaga kontrakan sebagai teman dari kampung. Penjaga kontrakan bernama Taufik pun tak menaruh curiga pada awalnya karena telah mengenal Arif cukup akrab.

    "Tanggal 26 Oktober Pak Arif ngontrak lagi di sini. Tapi katanya untuk dua orang temannya dari kampung," ujar Taufik kepada detikcom, Kamis (24/12/2015).

    Taufik menambahkan bahwa kedua orang yang dibawa Arif tinggal di kontrakan untuk menunggu kerja. Namun sejak awal, kedua orang tersebut juga tidak pernah diperkenalkan padanya.

    "Dari awal saya enggak pernah dikenalin sama dua orang itu. Mereka juga enggak pernah ngobrol dengan warga sini. Mungkin pernah ngobrol dengan tukang kopi di warung sebelah kontrakan," ujar Taufik yang menjaga kontrakan milik H. Solihin tersebut.

    Dari penjual warung tersebut, didapatkan informasi bahwa kedua orang yang dimaksud memang sempat datang ke warungnya hanya untuk belanja.

    "Orang yang ditangkap semalam (Alli) bisa bahasa Indonesia. Tapi saya enggak pernah ngobrol, setelah belanja dia langsung balik ke kontrakannya," tutur pedagang warung bernama Supriadi.

    Sementara, lanjut Supriadi, teman Alli beberapa kali datang ke warung untuk beli susu dan sebatang rokok. Supriadi pun tidak pernah mengobrol dengan orang tersebut.

    Pada saat penangkapan Rabu sore, Supriadi dan Taufik mengatakan bahwa teman yang tinggal bersama Alli sedang tidak ada di kontrakan.

    Pria itu memiliki ciri fisik berkulit cokelat, rambut keriting dan badannya tidak terlalu tinggi. Pria ini dapat berbahasa Indonesia dengan lancar.

    "Waktu Densus datang, di dalam kontrakan cuma ada satu orang. Satu orang lagi (yang tinggal bersama Alli) sedang keluar," tutur Taufik.

    Taufik yang sudah menjaga kontrakan tersebut sejak 2013 pernah bertanya kepada Arif soal 2 teman yang dibawanya itu. Alli dan temannya sudah tinggal di kontrakan hampir 2 bulan.

    "Saya pernah tanya, 'Pak Arif, kok dua temennya belum kerja?'. Terus dia jawabnya, 'Ya, masih nunggu kerja. Belum ada proyek. Karena mereka mau ditempatkan di lapangan'," ucap Taufik menirukan dialognya dengan Arif.

    Arif sendiri sebelumnya pernah tinggal di kontrakan tersebut selama 3 bulan di medio 2014. Ia sempat pindah dan kembali mengontrak sebulan lagi.

    "Saya tidak pernah curiga dengan dua orang yang dibawa Pak Arif. Karena sebelumnya saya sudah kenal dengan Pak Arif," ujar Taufik.

    Setelah adanya penangkapan, Taufik, Supriadi dan warga tidak menyangka bahwa kontrakan tersebut dihuni oleh terduga teroris.
    (bag/bag)
    Source : http://news.detik.com/berita/3104085/sejak-awal-warga-sudah-heran-dengan-wna-yang-diduga-terkait-isis
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Sejak Awal Warga Sudah Heran dengan WNA yang Diduga Terkait ISIS Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top