728x90 AdSpace

  • Latest News

    Wednesday, 20 January 2016

    Penuh Debat, Komisi III DPR Putuskan Buat Panja Kasus 'Papa Minta Saham'

    Foto: Lamhot Aritonang

    Jakarta - Rapat Kerja antara Komisi III dan Jaksa Agung M Prasetyo telah selesai dilakukan. Dalam catatan dari raker selama 2 hari ini, Komisi III memutuskan untuk membetuk Panitia Kerja (Panja) kasus Freeport yang tengah ditangani oleh Kejagung.

    "Catatan: Komisi III DPR RI memutuskan membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait penanganan hukum kasus Freeport," ungkap Ketua Komisi III Azis Syamsuddin membacakan hasil catatan Komisi III di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2016) malam.

    Catatan ini menuai perdebatan yang cukup panas. Dimulai dari anggota Komisi III dari Fraksi NasDem Taufiqulhadi yang baru mengetahui adanya putusan tersebut.

    "Catatan ini saya tidak tahu kapan memutuskan. Saya kira saya belum tahu, dan saya tidak setuju dengan catatan ini," tukas Taufiq.

    Pernyataan Taufiq disambung oleh John K Aziz dari Fraksi Golkar yang isinya sangat bertentangan. John menyatakan justru setuju dengan adanya catatan terkait penanganan kasus 'papa minta saham' yang melibatkan mantan Ketua DPR Setya Novanto oleh Kejagung itu.

    "Saya sangat sepakat ini, karena kemarin kita 5 jam untuk membahas kasus Freeport ini. Jadi kalau nggak penting nggak mungkin sampai 5 jam," tukasnya.

    Sementara itu menanggapi pernyataan Taufiq, Aziz menyebut bahwa catatan tersebut merupakan hasil dari lobi antar fraksi. Saat itu disebutnya ada perwakilan dari Fraksi PDIP.

    "Kalau soal ini kita bahas di rapat pleno saja. Ini hasil lobi, usulan datang dari pak Benny Fraksi Demokrat. Dari PDIP ada pak Trimedya dan Pak Junimart. Silakan yang nggak datang berkoordinasi dengan kapoksinya masing-masing. Mungkin tidak tahu karena ada yang tidak datang," jelas Azis.

    Catatan ini dipermasalahkan sejumlah anggota Komisi III dikarenakan masuk dalam bagian dari kesimpulan raker. Kemudian kata 'memutuskan' juga dinilai kurang tepat.

    "Itu kan kita tulisannya memutuskan, seperti yang disampaikan pak Ketua itu suatu hal kesimpulan. Alangkah lebih baik kalau kami bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan pimpinan fraksi," ucap anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Dwi Ria Latifa.

    "Saya setuju dengan adanya catatan ini, tapi seharusnya ditulis 'Komisi III mempertimbangkan membentuk panja' jadi memasukkan frasa mempertimbangkan, walaupun ini nantinya akan dieksekusi. Karena untuk pertanggungjawaban fraksi," tambah anggota Komisi III Fraksi PKS Nasir Jamil.

    Di sisi lain, Jaksa Agung M Prasetyo juga ingin menyampaikan pendapatnya. Namun tidak diizinkan oleh Azis.

    "Ini catatan tidak perlu meminta persetujuan. Saya hanya menyampaikan saja kepada mitra, ini hasil lobi kami secara internal. Nantinya kami dari Komisi III akan mengundang dari intansi-instansi terkait, apakah jaksa muda atau yang lain," beber politisi Golkar itu.

    Catatan mengenai dibentuknya Pansus ini dijadikan satu dalam lembar kesimpulan hasil raker. Adapun kesimpulannya adalah:

    1. Komisi III meminta jaksa agung menangani perkara secara lebih teliti dan transparan, berbasis kehati-hatian, dan optimalisasi peningkatan kinerja dengan proporsional. 
    2. Menindaklanjuti penyelesaian eksekusi atasputusan Mahkamah Agung terkait eksekusi lahan atasnama DL Sitorus, Komisi III DPR RI akan mengagendakan Rapat Kerja dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Jaksa Agung.

    Meski tidak diizinkan untuk menyatakan pendapatnya, Prasetyo sempat berbicara sedikit di hadapan anggota Komisi III sebelum rapat diakhiri.

    "Secara politis itu sudah selesai di MKD. Saya khawatir nanti ada pandangan masyarakat bahwa DPR mengintervensi penegakan hukum. Nanti akan tidak bagus untuk lembaga yang terhormat ini. Apalagi di sini disebut diputuskan," ujar Prasetyo meski akhirnya Ketua Komisi III Azis Syamsuddin mengetok palu dan mengakhiri raker.


    (elz/imk)
    http://news.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Penuh Debat, Komisi III DPR Putuskan Buat Panja Kasus 'Papa Minta Saham' Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top