728x90 AdSpace

  • Latest News

    Monday, 15 February 2016

    Jangan Tangisi Dia yang Pernah Menyakitimu, Semua Sudah Berlalu

    Foto: copyright thinkstockphotos.com

    Vemale.com - Kamu masih sering terbayang akan sosoknya? Kamu masih saja berharap bisa kembali bersamanya? Kamu masih sering bermimpi bisa menghabiskan sisa hidupmu dengannya? Tapi kenyataannya dia telah menyakitimu. Dia tak pernah menepati janjinya untuk mencintaimu sampai maut memisahkan. 

    Melupakan seseorang yang begitu kamu cintai meski akhirnya dia menyakiti memang tak mudah. Semakin keras upayamu melupakannya, semakin kuat saja ingatanmu tentangnya. Kamu jadi makin susah untuk move on. Susah sekali untukmu melangkah dan membuka lembaran hidup yang baru. Bahkan kamu tak punya keberanian membuka hatimu lagi. 

    Ladies, jangan tangisi ia yang pernah melukai hatimu, saatnya untuk tersenyum karena semua sudah berlalu.

    Waktu Tak Bisa Diputar Kembali
    Nggak mungkin bisa kamu memutar waktu kembali. Mustahil untuk bisa kembali ke masa lalu. Ia sudah jadi bagian dari hidupmu. Ia sudah menciptakan cerita dan sudut tersendiri dalam perjalanan hidupmu. Tak ada yang perlu disesali. 

    Mungkin kamu pernah dikecewakan olehnya. Seandainya kamu tahu dia akan mengkhianatimu pada akhirnya, mungkin kamu tak akan pernah mau berkenalan dengannya. Tapi mau apalagi. Mungkin kamu terluka, tapi percayalah luka itu akan sembuh. Memang akan meninggalkan bekas, tapi itu jadi bukti kalau semua sudah berlalu. 

    “Memories warm you up from the inside. But they also tear you apart.”
    ― Haruki Murakami, Kafka on the Shore 


     Perjuangkan Hidupmu, Kamu Masih Bisa Mengejar Masa Depanmu
    Jangan terlalu terpuruk atau terjebak dengan masa lalu. Tak perlu buang-buang waktu memikirkan ia yang jelas-jelas telah melupakan dan melukaimu. Sekarang saatnya kamu melakukan yang terbaik dan mengejar masa depanmu.

    Ada mimpi dan cita-cita yang lebih besar yang perlu kamu perjuangkan. Jangan terus berkubang menangisi ia yang telah lalu. Dia hanya jadi bagian dari sudut kecil hatimu. Itu saja. Hatimu masih punya banyak ruang untuk menerima cinta yang baru. Dan kamu tak sendiri apalagi kesepian. 

    “The worst part of holding the memories is not the pain. It's the loneliness of it. Memories need to be shared.”
    ― Lois Lowry, The Giver 

     Maafkan, Benahi Lagi Hatimu
    Kebencian yang kamu pendam tak akan memberi kebaikan apa-apa untuk hidupmu. Lepaskan kebencian itu. Maafkan ia. Maafkan semua hal yang telah terjadi dan kamu alami. Yang lebih penting lagi maafkan dirimu yang selama ini masih terus menyesali dan merengek ingin kembali ke masa lalu. 

    Dia bukan lagi orang yang berhak menerima cintamu. Jadi berhenti menangisinya. Semua sudah berlalu, Ladies. Masih banyak hal yang lebih penting untuk kamu perjuangkan saat ini.
    (vem/nda)
    http://www.vemale.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jangan Tangisi Dia yang Pernah Menyakitimu, Semua Sudah Berlalu Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top