728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 15 March 2016

    Bos Uber Kritik Keras Industri Taksi

    Foto: Getty Images

    Jakarta - Uber jadi kontroversi di banyak negara terutama karena dianggap ilegal dan mengganggu bisnis taksi tradisional. Tapi memang itu tujuan Uber diciptakan pendirinya, Travis Kalanick dan Garret Camp. Travis khususnya, berulangkali menyuarakan kritik kerasnya untuk industri taksi.

    Uber menyatakan mereka adalah perusahaan teknologi yang menghubungkan antara penumpang dan pengendara, sehingga tak selayaknya diperlakukan sebagai perusahaan taksi. Travis pun menyatakan bisnisnya adalah legal, sekaligus mengkritik industri taksi. Ia juga membela diri mengapa kadang Uber tak mengurus izin.

    "Kami tidak harus meminta maaf karena kami ini legal. Tapi ada begitu banyak korupsi dan kronisme di industri taksi dan begitu banyak regulasi sehingga jika kamu meminta izin untuk sesuatu yang sudah legal, kamu malah takkan mendapatkannya," kata Travis yang detikINET yang kutip dari Guardian.

    Travis yang berharta puluhan triliun ini menilai industri taksi terlalu proteksionis. Protes yang menimpa Uber menurutnya bukan disebabkan sopir taksi melainkan perusahaannya. "Perusahaan taksi memilih tidak berkompetisi sama sekali dan suka begitu begitu saja," jelasnya.

    Pendapat Travis diamini oleh banyak pihak termasuk David Autor, profesor ekonomi di Massachusetts Institute of Technology. "Industri taksi di AS karakterisasinya adalah ongkos tinggi, servis rendah dan tidak ada akuntabilitas. Sehingga rentan untuk dimasuki startup karena semua orang membencinya," katanya.

    Di lain kesempatan, Travis mengklaim kalau Uber adalah perusahaan baik yang menciptakan ratusan ribu lapangan kerja dengan membuka industri bagi orang yang terhalang oleh monopoli perusahaan taksi. Berkat Uber, pemilik kendaraan pribadi bisa menjadikan mobilnya bak taksi dan memperoleh pendapatan tambahan.

    Tapi memang Uber dianggap kurang ajar dan beroperasi di wilayah abu-abu di banyak negara. Regulasi belum siap menampung model bisnis baru ini dan sopir taksi konvensional berkurang pendapatannya gara-gara Uber. 

    Namun meski kadang mendapat halangan sampai denda besar, biasanya Uber tetap terus beroperasi. Itu mungkin atas perintah Travis sendiri, yang dari perjalanan bisnisnya memang orang tangguh. Ia gagal berkali kali sampai akhirnya berhasil. "Dia tangguh dan tak kenal takut untuk menghadapi tantangan," kata salah seorang teman yang tak mau disebut namanya.

    (fyk/ash) 
    http://inet.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bos Uber Kritik Keras Industri Taksi Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top