728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 15 March 2016

    Jabat Kepala BNPT, Irjen Tito Sudah Siapkan Program Khusus Tangani Terorisme

    Foto: Ari Saputra

    Jakarta - Irjen Tito Karnavian naik pangkat dari Kapolda Metro menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Komjen Saud Usman. Tito yang bintang dua akan naik menjadi bintang tiga.

    Bicara soal terorisme, hal itu bukan bidang baru bagi Tito. Sudah puluhan tahun dia menguasai bidang itu. Tito juga sudah memiliki sejumlah program di badan khusus yang akan segera dia pimpin.

    Tito menjadi lulusan Akpol 1987 yang pertama kali menjadi jenderal bintang tiga dengan menjabat sebagai Kepala BNPT tersebut. Sebelum didapuk sebagai Kepala BNPT, Tito juga pernah dua tahun menduduki jabatan deputi di BNPT.

    Kembali berkecimpung dalam penanganan terorisme, Tito merasa senang dan bangga. Tito memang bukan orang baru dalam hal penanganan masalah terorisme.

    "Bagus dan saya pikir masalah terorisme ini masalah sangat strategis bukan hanya permasalahan di Indonesia tapi internasional, sehingga saya merasa sangat senang bertugas kembali di bidang yang menjadi spesialisasi saya," terang Tito saat dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2016).

    Sebagai salah satu anggota Polri yang memahami peta jaringan teroris, Tito telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya program pencegahan.

    "Karena BNPT itu pencegahan, sehingga otomatis fokus utama saya adalah program pencegahan yang melibatkan berbagai instasi, yang kedua program rehabilitasi terorisme tapi dengan cara-cara yang lebih sistematis dan konseptual," imbuh Tito.

    Program rehabilitasi, lanjut Tito, dengan upaya untuk memulihkan para tahanan terorisme sehingga saat keluar dari tahanan dan kembali ke masyarakat, tidak terlibat lagi dengan jaringan teroris.

    Di samping itu, Tito juga akan memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku terorisme. "Termasuk kemampuan deteksi, kemampuan investigasi dan kemampuan penindakan, termasuk koordinasi antarinstansi untuk penegakan hukum," ujar dia.

    Tidak hanya menguatkan kerjasama antar instansi di dalam negeri, Adhimakayasa 1987 itu juga akan memperkuat kerjasama internasional baik dalam bidang pencegahan, penegakan hukum maupun dalam bidang rehabilitasi.

    "Untuk jangka pendek saya mendukung operasi kepolisian dan TNI yang ada di Poso agar target-target di sana segera ditangkap dan agar permasalahan yang ada di Poso dapat selesaikan," ungkap Tito.




    Tito memang bukan orang baru dalam bidang terorisme. Ia sudah banyak malang melintang di Detasemen Khusus sejak tahun 1999 silam. Ia juga bahkan pernah ikut langsung dalam sebuah operasi di Poso selama 1,5 tahun.

    Ketika masih berpangkat Komisaris Besar, Tito turut dalam operasi bersama tim membongkar jaringan teroris kelompok Nurdin M Top. Tito bahkan telah membuat buku 'Indonesian Top Secret: Membongkar Konflik Poso' setebal 550 halaman dan sebuah buku tentang deradikalisasi berjudul 'Explaining Islamist Insurgency' terbitan London Imperial College.

    "Nah itu (buku tersebut) akan saya aplikasikan ketika saya menjabat sebagai Kepala BNPT, sehingga saya harapkan masalah Poso akan tertangani dalam jangka pendek, tertangkap pelaku maupun menyelesaikan akar masalahnya," terangnya. 
    (mei/dra)

    http://news.detik.com/
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jabat Kepala BNPT, Irjen Tito Sudah Siapkan Program Khusus Tangani Terorisme Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top