728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 11 October 2016

    6 Hal Ini Dialami Oleh Ibu yang Depresi Pasca Melahirkan

    Foto: thinkstock

    Jakarta, Depresi pasca melahirkan muncul dari perasaan kesepian dan tidak berdaya ketika memiliki anak. Pakar mengatakan hal ini mirip dengan perasaan yang dialami oleh korban bencana hingga pasien penyakit kronis.

    Katherine Stone, pendiri organisasi non-profit yang membantu ibu dengan depresi pasca melahirkan, Post-partum Progress Inc, mengatakan bahwa mengidap depresi pasca melahirkan tak bisa disembuhkan dengan antibiotik dan istirahat selama sepuluh hari layaknya influenza. Butuh perjuangan dan ketahanan mental yang baik agar kondisi depresi bisa membaik.

    Menurutnya, apa yang dialami oleh ibu dengan depresi pasca melahirkan mirip dengan konsep 5 Stages of Grief yang dikemukakan oleh psikiater asal Swiss, Elisabeth Kubler-Ross, mulai dari penolakan hingga penerimaan. Namun untuk depresi, ia menambahkan satu kriteria lagi.

    Apa saja? Dikutip dari Postpartumprogress.com, berikut penjabarannya:

    1. Denial
    Denial bisa diterjemahkan sebagai penolakan atau penyangkalan dalam bahasa Indonesia. Hal ini menandakan ibu masih menolak dirinya mengalami depresi pasca melahirkan dan menganggap hal ini lumrah dialami oleh setiap ibu.

    2. Anger
    Anger atau kemarahan muncul setelah ibu merasa tidak dimengerti oleh orang lain, terutama pasangan, kerabat dan keluarga. Ibu juga merasa marah karena harus minum obat padahal dirinya tidak merasa sakit.

    3. Bargaining
    Bargaining atau penawaran adalah proses mempertahankan anggapan bahwa ibu sedang tidak sakit. Biasanya bargaining membuat seseorang berusaha sedikit lebih giat.

    Misalnya dengan berpikiran jika saya olahraga lebih sering atau berdoa lebih taat, kondisi saya akan membaik.

    4. Depression
    Pada fase ini, sudah dipastikan ibu mengalami gangguan kejiwaan. Depresi membuat ibu merasa sebagai beban keluarga dan berisiko memicu munculnya keinginan untuk bunuh diri, dengan atau tanpa anaknya.

    5. Acceptance
    Proses penerimaan membuat ibu menyadari kondisinya tidak normal dan butuh pengobatan. Pada fase ini, ibu biasanya sudah tak lagi memikirkan tentang perasaan negatif namun lebih kepada bagaimana membuat dirinya mau menjalankan pengobatan.

    6. PTSD
    Post traumatic stress disorder (stress pasca kejadian traumatis) akan hinggap ketika ibu sudah selesai menjalani pengobatan. Rasa takut akan kembalinya depresi membuat ibu stres, yang akhirnya malah memperbesar risiko depresi muncul kembali.

    Meski begitu, Katherine mengatakan hal-hal ini tidaklah mutlak. Bisa saja ibu yang sudah menjalani pengobatan tidak mengalami PTSD sama sekali dan kembali berfungsi normal serta menemukan kebahagiaan dalam hidupnya.

    "Akan ada saatnya Anda kembali sempurna, merasakan seluruh kasih sayang yang diberikan oleh orang terdekat dan keluarga. Anda akan kembali bisa menyayangi anak dengan seratus persen dan percaya Anda akan menjadi ibu yang baik," ungkapnya.

    (mrs/up)
    http://health.detik.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: 6 Hal Ini Dialami Oleh Ibu yang Depresi Pasca Melahirkan Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top