728x90 AdSpace

  • Latest News

    Thursday, 27 October 2016

    Sebanyak 1,5 miliar orang mendapat akses internet pada 2020

    ilustrasi Suasana di dalam kantor Google di Jakarta Pusat. (ANTARA News/Ida Nurcahyani)

    Tunis (ANTARA News) - Sedikitnya 1,5 miliar orang diperkirakan akan mendapatkan akses terhadap Internet pada 2020, kata Sekretaris Jenderal ITU (International Telecommunication Union) Zhao Houlin.

    Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Xinhua di Tunisia, Zhao mengatakan bahwa sebagai badan khusus PBB, tujuan ITU adalah untuk memastikan semua orang mendapat manfaat dari kemajuan teknologi internet.

    Menurut ITU, sekitar empat miliar orang di seluruh dunia masih belum terhubung ke Internet. "Dunia ini akan benar-benar berbeda jika mereka semua mendapatkan akses ke Internet," kata Zhao.

    Dia mencatat bahwa ITU mendorong negara-negara maju untuk mentransfer teknologi mereka ke dunia berkembang untuk kepentingan penduduk yang tinggal di daerah terpencil dan terbelakang.

    Zhao pagi ini memimpin upacara pembukaan Sidang Standardisasi Telekomunikasi Dunia. Pertemuan telah menarik lebih dari 1.000 peserta dari sekitar 100 negara tahun ini.

    Pada 2020, Zhao memperkirakan bahwa teknologi mobile 5G akan digunakan secara luas, sejalan dengan semakin populernya penggunaan beberapa perangkat yang dapat dipakai.

    ITU didirikan pada 1865, dan salah satu tujuannya untuk mendirikan sebuah standar universal bagi komunikasi global, kata Zhao, menambahkan bahwa standardisasi memainkan peran utama dalam perekonomian dan masyarakat pada umumnya.

    "Lebih dari 95 persen dari data pada Internet ditransfer berkat standar-standar yang ditetapkan oleh ITU, termasuk standar pengkodean video."

    Standardisasi industri telah didominasi oleh beberapa perusahaan-perusahaan besar dari negara-negara maju, sementara saat ini beberapa perusahaan dari negara-negara berkembang juga telah memasuki lapangan, kata Zhao, menambahkan bahwa beberapa perusahaan kecil dan menengah telah menyediakan solusi komunikasi yang dapat diterapkan di seluruh dunia.

    Ia mencontohkan beberapa perusahaan ICT muda dari Tiongkok, seperti Huawei dan ZTE yang telah menambah jangkauan mereka secara global, adalah contoh brilian untuk usaha kecil dan menengah di negara-negara berkembang.

    Zhao memuji Tiongkok karena pengabdiannya untuk inovasi dalam industri telekomunikasi, yang digambarkan oleh peningkatan jumlah hak paten yang terdaftar, demikian dilansir dari Xinhua.

    (A026)
    Editor: Ruslan Burhani
    COPYRIGHT © ANTARA 2016
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 comments:

    1. KABAR BAIK!!!

      Nama saya Aris. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah penipuan oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 Juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.

      Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah dia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.

      Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan kehilangan Sety saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia Dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening bulanan.

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Sebanyak 1,5 miliar orang mendapat akses internet pada 2020 Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top