728x90 AdSpace

  • Latest News

    Friday, 25 November 2016

    Ke Gunung Lawu Tak Hanya Mendaki, Coba Datangi Tempat Ini

    Kabut di Candi Sukuh, lereng Gunung Lawu, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

    SURAKARTA, KOMPAS.com - Berwisata ke gunung biasanya yang terpikirkan hanyalah mendaki, panjat tebing atau berkemah di beberapa base camp-nya.
    Jika Anda berkunjung ke Gunung Lawu, cobalah berkunjung juga ke berbagai obyek wisata di kaki gunungnya yang cukup bervariasi.
    Berlokasi di antara Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur, Gunung Lawu merupakan gunung ketiga tertinggi di Jawa Tengah.
    Jika Anda berkunjung lewat jalur Karanganyar, Anda akan menemui beberapa obyek wisata berikut.

    KOMPAS/LUSIANA INDRIASARIGaya bangunan Candi Sukuh mirip punden berundak, terdiri atas teras berundak yang makin sempit di bagian belakang. Bangunan suci juga diletakkan di bagian belakang.
    Candi Sukuh dan Candi Cetho
    Candi Cetho berada di lereng Gunung Lawu dengan posisi 1.490 mdpl. Tepatnya di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
    Candi Sukuh dan Candi Cetho memiliki keunikan dibanding candi lain di Indonesia, keduanya memiliki bangunan menjulang tinggi seperti piramid. Bangunan dan patung-patungnya lebih mirip peninggalan khas candi pada masa peradaban bangsa Inca, suku Maya di Amerika Latin.
    Tak hanya menikmati sejarah bangunan yang penuh arti, salah satu yang terkenal di Candi Cetho ialah panorama sunset-nya yang menawan. Cobalah Anda menunggu hingga matahari terbenam di kedua candi ini.
    Untuk tiket masuk keduanya, Anda perlu membayar Rp 7.000. Candi buka sejak pagi, hingga sore hari saat matahari terbenam.

    KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADAWisata alam di Kali Senatan yang terletak di Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi salah satu pilihan pelesir pelancong. Selain wisata alam, Ngargoyoso juga cocok untuk wisata kuliner di beberapa kedai teh dan agrowisata di sekitar kebun teh.
    River Tubing Senatah
    Bagi Anda yang senang dengan wisata adrenalin dan ingin mencari tempat berlibur di musim hujan, tampaknya Anda harus mencoba wisata kaki Gunung Lawu yang satu ini.
    Bertempat di desa di Gadungan, Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar. Rute yang harus Anda tempuh hanya sekitar 45 menit dari Kota Surakarta, menuju Kabupaten Karanganyar atau Gunung Lawu.
    Tubing di sungai ini memiliki keasyikan tersendiri, karena debit airnya dapat diatur sehingga derasnya arus dapat disesuaikan, terutama saat musim hujan. Sungai yang sempit dan jeram yang rapat membuat tubing di sungai ini sangat menegangkan.
    Jika Anda ingin mencoba, panjang rute tubing yang tersedia di sungai ini ada tiga tingkatan. Level pertama 800 meter dengan lama waktu berkisar 10 menit, level kedua 3 kilometer selama 40 menit, dan level ketiga 7,5 kilometer dengan satu setengah jam.
    Sedangkan biayanya disesuaikan dengan levelnya, level satu Rp 20.000, level dua Rp 50.000, dan level tiga Rp 150.000.
    KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASARumah Teh Ndoro Donker di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
    Rumah Teh Ndoro Donker
    Rumah Teh Ndoro Donker, berlokasi di kawasan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
    Di rumah teh ini, Anda akan merasakan bak saudagar teh yang memiliki kebun berhektar-hektar pada masa kolonial. Semilir angin, pemandangan hijaunya bukit dan Gunung Lawu akan menemani Anda sepajang minum teh di sini.
    Suguhan utama Rumah Teh Ndoro Donker tentu saja aneka teh yang sebagian hasil olahan sendiri, seperti Donker Black Tea dan Green Tea.
    Namun, ada pula suguhan teh impor, seperti white tea atau teh putih dan teh aneka rasa, seperti camomile, earl grey, lavender, osmanthus, teh aroma mint, lemon, dan jeruk. Pengunjung bisa memilih teh disajikan dengan poci atau per cangkir.
    Resto ini menyajikan aneka jenis teh dengan harga rata-rata Rp 6.000 per cangkir atau Rp 15.000 per teko untuk empat cangkir, kecuali jenis white tea yang dijual Rp 45.000 per tekonya.
    Penulis: Muhammad Irzal Adikurnia
    Editor: I Made Asdhiana
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ke Gunung Lawu Tak Hanya Mendaki, Coba Datangi Tempat Ini Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top