728x90 AdSpace

  • Latest News

    Saturday, 5 November 2016

    Ketika Anakku Bertanya tentang Ahok


    Oleh : Abdul Hamid

    Selepas mengaji bakda maghrib, Ayal terlihat gelisah. Setahuku kutu di rambutnya sudah bersih setelah dicatok, jadi ini pasti bukan persoalan rambut indahnya. Pasti ada yang mengganggu pikiran putri mungilku.**
    Sebelum aku bertanya, Ayal sudah bertanya duluan. “Bah, kenapa sih temen-temenku di sekolah bilang kalau Ahok bilang Al Qur’an bohong?”
    Wah pertanyaan berat. Anak2 SD sekarang memang cihuy.
    ***Abah: “Mbak Ayal dalam pidato di Kepulauan Seribu, Ahok mengatakan ….dibohongi pake surat Al Maidah 51….. “
    “Trus” kata Ayal?
    “Ada orang namanya Buni Yani, bikin transkrip atau catatan menghilangkan kata “pakai” dan dijadikan status di facebook. Jadilah Ahok dituliskan mengatakan dibohongin Al Maidah 51. Nah Buni Yani sudah mengaku kalau dia mengilangkan kata “pakai”. Padahal statusnya Buni Yani sudah menyebar kemana-mana. Membuat banyak orang merasa Ahok menistakan agama Islam. Menimbulkan kemarahan di mana-mana. (http://metro.news.viva.co.id/news/read/833401-buni-yani-bicara-soal-transkrip-video-ahok-kutip-al-maidah)
    Ayal menyambar “Lha memang bedanya dibohongi Al Maidah 51 dengan dibohongi pake Al Maidah 51 apa bah?”
    Abah tersenyum “Mbak Ayal sudah makan?”
    Ayal menjawab “Sudah Bah”
    Abah: “Makan pake sendok atau makan sendok”
    Ayal ketawa, “Makan pake sendok Bah, masak makan sendok”
    Ilham menimpali “Kalau makan sendok, sakit dong peyutnya”
    Abah : ”Nah, semudah perbedaan makan pake sendok dengan makan sendok, semudah pula kita membedakan dibohongi pake Al maidah 51 dan dibohongi Al Maidah 51”
    Ayal: “Hmm sekarang aku mengerti “
    Abah: “Jadi yang disebut bohong oleh Ahok bukanlah Al Maidah 51 tapi orang yang menggunakan Al Maidah 51. Jadi kalau mau dilaporkan ke Polisi, bukan menistakan agama, tapi pencemaran nama baik orang-orang yang merasa menggunakan Surat Al Maidah ayat 51 dalam ceramah atau pidato”
    Ayal : “Lha emangnya di Al Maidah ayat 51 apa yang dipermasalahkan?”
    Abah: “Nah yang dipermasalahkan adalah tafsir Awliya (Aulia), sebagian orang mengatakan maknanya adalah pemimpin nah sebagian mengatakan teman setia.”
    Ayal : “Coba kita periksa Qur’an di rumah kita”
    Ayal beringsut mengambil Al Qur’an dan terjemahannya di rak buku kami
    Ayal: “Ternyata teman setia Bah?”
    Abah : “Ya iya lah, kan teman setia Abah namanya Aulia, he he”
    Ibun :”Iya nih, Ibun jadi terkenal”
    Ayal : “Bah aku masih penasaran, trus kalau dilarang mengambil non muslim menjadi Aulia, maknanya gimana?
    Abah : “Nah, segala sesuatu ada ilmunya, ini ada tulisan Om Himmi yang bisa kamu baca (http://www.ngopikhos.net/2016/10/31/mengambil-non-muslim-sebagai-auliya-haram/). Abah dulu nyantri gak selesai, kebanyakan belajar ilmu kesaktian, he he. Abah belajarnya Ilmu Politik sampai S3, jadi melihatnya dari sudut pandang ilmu politik.
    Ayal : “Hmm trus temenku ada yang bilang, jangan-jangan Ahok dianggap Nabi, gak boleh disalahkan”
    Abah: “Astaghfirullah, Nabi terakhir ya Nabi Muhammad nak, tolong ingatkan temanmu itu (Dengan nada bijak bestari). Ahok jelas punya banyak kekurangan: mulutnya sering asal bunyi, menggunakan pendekatan kurang manusiawi dalam penggusuran, trus sering kurang bijak dan reaktif, juga terkesan melakukan militerisme di Jakarta. Tapi lahir sebagai orang keturunan Cina jelas bukan kekurangan, kan orang gak bisa milih lahir jadi orang China, Jepang atau Banten. Nah soal agama, mending kita doakan Ahok dapet hidayah”
    Ayal: Bener juga ya (Sambil garuk-garuk).
    Abah: “Ya iyalah. Abah senang Mbak Ayal bertanya, jadi kita bisa mengecek bareng-bareng informasi dari sumbernya, gak jadi korban hoax. Kalau ada mahasiswa Abah yang bikin tesis ngambil sumber gak jelas, pake katanya-katanya padahal sumber yang jelas tersedia, pasti gak lulus, disuruh penelitian ulang sama Abah. Itu menunjukkan kemalasan berpikir, tidak mensyukuri nikmat Allah.
    Ayal: “Untung aku gak jadi mahasiswa Abah”

    ***Bapak dan Ibu, sentimen agama memang seringkali dipakai dalam politik. Nah jika ada yang tertarik  membaca, ada ulasan spesial Journal of Current Southeast Asian Affairs dari GIGA Hamburg. Rasanya kawan saya Ken Miichi menulis soal etnis dan agama dalam Pilkada Jakarta 2012. **
    Sumber : abdulhamid.com
    https://redaksiindonesia.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    3 comments:

    1. Selamat siang

      Saya datang dengan sangat hormat kepada Anda, untuk menawarkan layanan saya kepada Anda dengan tingkat bunga yang terjangkau sebesar 2%. Akibatnya, saya adalah direktur pinjaman Mrs. Rose dari perusahaan pemodal bersih saya yang mengkhususkan diri dalam memberikan pinjaman kepada orang serius yang ingin mendapatkan pribadi. Pinjaman untuk bisnis atau untuk mewujudkan impian mereka. Mau yang sebenarnya, mau konkret, entah kualitasnya, dengan perusahaan kita anda akan puas. Kami membuat impian Anda proyek kami.

      SILAKAN HUBUNGI LANGSUNG KEPADA DIREKTUR KAMI:

      Email kami di: roseguaranteeloanfunds@yahoo.com
      Nomor whatsapp: +19513957929

      Jangan ragu dengan menghubungi kami sekarang juga.

      ReplyDelete
    2. Selamat siang

      Saya datang dengan sangat hormat kepada Anda, untuk menawarkan layanan saya kepada Anda dengan tingkat bunga yang terjangkau sebesar 2%. Akibatnya, saya adalah direktur pinjaman Mrs. Rose dari perusahaan pemodal bersih saya yang mengkhususkan diri dalam memberikan pinjaman kepada orang serius yang ingin mendapatkan pribadi. Pinjaman untuk bisnis atau untuk mewujudkan impian mereka. Mau yang sebenarnya, mau konkret, entah kualitasnya, dengan perusahaan kita anda akan puas. Kami membuat impian Anda proyek kami.

      SILAKAN HUBUNGI LANGSUNG KEPADA DIREKTUR KAMI:

      Email kami di: roseguaranteeloanfunds@yahoo.com
      Nomor whatsapp: +19513957929

      Jangan ragu dengan menghubungi kami sekarang juga.

      ReplyDelete

    3. Mohon maaf jika postingan ini menyinggung perasaan anda semua tapi saya hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya yang mengubah kehidupan saya menjadi sukses. Perkenalkan terlebih dahulu saya Sri Wahyuni biasa di panggil Mba Sri, TKI tinggal di kota Pontian johor Malaysia,Saya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, tapi saya tidak menyerah dengan keadaan saya, tetap ikhtiar.
      pengen pulang ke indonesia tapi gak ada ongkos pulang. sempat saya putus asa,gaji pun selalu di kirim ke indonesia untuk biaya anak sekolah,sedangkan hutang banyak, kebetulan teman saya buka-buka internet mendapatkan nomor hp Mbah Suro +6282354640471 & 082354640471 katanya bisa bantu orang melunasi hutang nya melalui jalan TOGEL dan PESUGIHAN TAMPA TUMBAL...
      dengan keadaan susah jadi saya coba beranikan diri hubungi dan berkenalan dengan beliau Mbah Suro, Dan saya menceritakan keadaan saya lagi susah di negri orang. Beliau menyarankan untuk mengatasi masalah perekonomian saya, baiknya melalui jalan togel saja. Dan angka yang di berikan beneran tembus ,6D dan saya dapat RM.457.000 Ringgit selama 3X putaran. alhamdulillah terima kasih banyak ya allah atas semua rejekimu ini. walaupun ini hanya melalui togel..

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Ketika Anakku Bertanya tentang Ahok Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top