728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 8 November 2016

    MUI: Klarifikasi ke Ahok Tidak Menjadi Keharusan

    Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah/detikcom

    Jakarta - Politikus PDIP Hamka Haq menyinggung putusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang langsung 'memvonis' Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersalah melakukan penistaan agama tanpa melakukan klarifikasi. Apa respons MUI?

    Wakil Ketua MUI Pusat Zainut Tauhid mengatakan, dalam mekanisme penetapan fatwa MUI membentuk tim. Keanggotaannya terdiri dari komisi atau gabungan dari beberapa komisi, tergantung cakupan masalahnya.

    Terkait kasus kontroversi pidato Ahok yang dianggap telah menistakan agama, lanjut Zainut, MUI telah membentuk tim yang keanggotaannya melibatkan banyak komisi. Masalah ini dinilai serius, sehingga banyak komisi yang dilibatkan.

    "Tim telah bekerja sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan," kata Zainut saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (7/11/2016).

    "Persoalan apakan harus mekakukan tabayyun (klarifikasi) kepada pihak terlapor itu tidak menjadi keharusan sepanjang data pendukungnya sudah cukup kuat. Beberapa putusan fatwa misalnya, fatwa tentang Gafatar, fatwa tentang Lia Eden, fatwa tentang Al Qiyadah al-Islamiyah dan masih banyak fatwa yang serupa yang lainnya, semua itu kami tidak memanggil terlapor. Jadi sudah ada yurisprudendinya. Dan oleh penegak hukum diakui kedudukannya," sambung Zainut memaparkan.

    Zainut mengingatkan agar pihak-pihak lain sebaiknya tidak usah sibuk mengurusi rumah tangga MUI. Keputusan yang sudah menjadi ketetapan MUI harus dihormati.

    "Secara hukum dan moral MUI siap mempertanggungjawabkan kepada umat dan negara," ucapnya. 
    (hri/hri)

    http://news.detik.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 comments:

    1. HALO SEMUA ORANG, SILAHKAN PERHATIAN DAN BACA CERITA INI SEKSAMA.Saudara laki-laki dan perempuan tercinta saya ingin Anda sangat berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman dari internet, saya menyampaikan informasi ini karena saya tidak ingin Anda menjadi korban kecurangan pinjaman internet Saya ingin memberi tahu Anda bagaimana saya membaca beberapa surat palsu Kesaksian dan menjadi korban kecurangan pinjaman internet dan saya ditipu oleh beberapa kreditur di sini di situs ini karena saya memerlukan pinjaman untuk memulai bisnis sendiri .. mereka membuat hidup saya jadi tidak berguna, saya kehilangan hampir semua properti saya dalam proses mendapatkan Pinjaman dari internet saya sangat kesakitan saya menjadi sangat sakit dan saya dirawat di rumah sakit . Tapi kabar baiknya adalah bahwa ALLAH telah menyerahkan semua penderitaan saya kepada sukacita. Saya akhirnya mendapat pinjaman dari pemberi pinjaman yang andal, saya sangat terkejut ketika mendapat pinjaman dari Pemberi Pinjaman Ibrahim Maisara. Saya tidak pernah percaya bahwa masih ada pemberi pinjaman internet yang sah, saya bertemu dengan Ibu Ibrahim Maisara Lender. Saudara laki-laki dan perempuan saya, Anda harus waspada sehingga Anda tidak akan menjadi korban kecurangan pinjaman internet, saya menyarankan semua orang untuk mengajukan pinjaman dengan bijaksana sehingga Anda tidak akan menjadi mangsa penipuan scam internet. Jadi, saudara laki-laki dan perempuan tercinta saya jika Anda membutuhkan pinjaman dengan cepat hubungi pemberi pinjaman Ibu Ibrahim Maisara melalui email di .. ibrahimmaisaralenders@gmail.com, mereka adalah kreditur internet yang terpercaya yang saya tahu. Dia tidak tahu bahwa melakukan ini saya berdoa agar Tuhan memberkati mereka atas kebaikan yang telah mereka lakukan dalam hidup saya. Anda juga bisa menghubungi saya di septianas704@gmail.com untuk info lebih lanjut.Semoga Allah memberkati kalian semua

      ReplyDelete

    Item Reviewed: MUI: Klarifikasi ke Ahok Tidak Menjadi Keharusan Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top