728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, 21 March 2017

    Jangan Diatur, Tarif Taksi Online Sebaiknya Ditentukan oleh Pasar

    Foto: Bagus Kurniawan/detikom

    Jakarta - Tarif taksi online sebentar lagi bakal mengikuti skema batas atas dan batas bawah. Artinya, tarif taksi online nanti tidak akan jauh berbeda dengan taksi konvensional, alias beda tipis.

    Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati mengatakan, pemberlakuan tarif tersebut tak perlu dilakukan, karena seharusnya pasar lah yang berhak untuk menentukan tarif, selama pasar masih bersaing secara sehat.

    "Persaingan yang sehat itu seperti apa sih? Persaing sehat itu kan ketika siapa pun tidak ada kendala untuk masuk, jadi siapa pun yang mau masuk ke sektor itu bisa ikut, dan tidak ada dominasi. Ini kan masih terjadi, maka pasar relatif bersaing secara sehat," kata Enny kepada detikFinance, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

    "Dengan persaingan yang sehat itu, maka tarif itu biarkan pasar yang menentukan. Yang penting kewajiban yang harus dilakukan kedua pihak harus sama, supaya tidak terjadi kecemburuan sosial," sambung Enny.

    Setelah memiliki kewajiban yang sama, kata Enny, maka kedua pihak nanti bisa berlomba-lomba untuk memberikan layanan yang baik kepada masyarakat.

    "Sehingga kalau sudah ada persamaan perlakuan (kewajiban), silahkan nanti mekanisme pasar, untuk berlomba-lomba menentukan fasilitas yang terbaik, dan yang menang adalah yang memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Jadi ini bukan soal tarif," kata Enny.

    Sebab, Enny menambahkan, bila pasar masih bersaing secara sehat namun pemerintah ikut campur dalam membuat regulator, justru bisa berdampak buruk untuk kondisi pasar sendiri. Enny pun menegaskan, bahwa aturan tarif ini tidak diperlukan karena kondisi pasar masih seimbang.

    "Maka dengan bersaing sehat itu tidak perlu ada aturan (tarif batas atas batas bawah) itu. Jadi prinsipnya kehadiran pemerintah mengatur ketika terjadi kegagalan pasar. Kalau pasar bersaing sehat terus di atur, itu justru merusak pasar," jelasnya.

    "Sebetulnya tarif batas atas itu untuk melindungi konsumen, dan tarif bawah untuk perlindungan produsen, dalam hal ini tidak diperlukan perlindungan, karena ini tidak ada potensi terjadi monopoli, karena pasar kan masih bersaing sehat," tutup Enny. (ang/ang)

    https://finance.detik.com
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Jangan Diatur, Tarif Taksi Online Sebaiknya Ditentukan oleh Pasar Rating: 5 Reviewed By: Copas Sanasini
    Scroll to Top